Komunikasi dengan Anak

Ketika Teh Indari Mastuti (CEO IndScript Creative) cerita, bahwa kedua anaknya biasa tidur maksimal jam 8 malam dan bangun subuh, saya benar-benar kagum. Wow, luar biasa sekali. Sementara anak saya, terbiasa tidur larut di atas jam 10 malam, sehingga seringnya bangun siang dech😦

euis dan syifa

Lalu saya tanya, gimana caranya agar anak punya rutinitas tidur seperti itu?

Continue reading

Cerita Pilu Pekerja Kebun Kelapa Sawit

Kebun kelapa sawit

Niat ingin mengadu nasib diperantauan untuk mengubah hidup, malah kisah pilu yang didapat.

Cerita ini merupakan kisah nyata yang dialami sendiri oleh salah satu saudara saya.

Hari minggu kemarin, saudara saya (maaf tidak bisa saya sebutkan namanya) datang ke rumah dan cerita tentang perjuangan dia bisa pulang dari Kalimantan.

Sebulan lalu saya memang mendapat kabar dari anaknya, bahwa bapaknya ke Kalimantan mau kerja di kebun kelapa sawit. Tapi anak dan istrinya mulai khawatir karena tidak bisa dihubungi.

Tapi alhamdulillah, akhirnya bisa pulang berkumpul kembali dengan keluarga.

Continue reading

Status Asyik

Kenapa sih status Facebook harus asyik?

Agar pengunjung Facebook kita merasa nyaman dan betah membaca status-status kita. Tidak hanya itu, mereka juga mendapatkan hal-hal positif setelah berkunjung ke Facebook kita.

Status Facebook yang asyik itu seperti apa?

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah menggunakan kata yang tidak disingkat agar pembaca mudah memahami maksud status yang kita tulis. Tidak menggunakan kata-kata lebay, alay dan bahasa gaul lainnya.

Kedua, tidak membuat status yang isinya curahan hati negatif. Misalnya marah, benci, dan menghasud seseorang. Mengapa? Because You is Company.

Continue reading

Kembali Ngeblog, Mengapa?

Apa yang membuat saya kembali semangat untuk nulis lagi di blog?

Ya, saya bertemu emak-emak hebat yang sangat aktif menulis, baik sebagai blogger, penulis buku, maupun penulis artikel. Salah satu contohnya Teh Indari Mastuti (CEO IndScript Creative), mba Kiki Handriyani (https://kikihandriyani.wordpress.com/), Ummi Aleeya, Erlina Ayu, dan lainnya. Mereka ternyata bisa produktif menulis disela-sela kesibukannya sebagai full time mom maupun working mom.

Dengan kembali menulis di blog, saya bisa mengasah kembali kemampuan menulis saya untuk mewujudkan impian sebagai penulis buku. Tahun 2009 buku pertama saya diterbitkan Gava Media Yogyakarta.

buku euis

Dan saat itu, saya pernah menuliskan di dream book bahwa saya akan menulis satu buku setiap tahun. Tapi, ternyata sampai saat ini saya belum mulai lagi. Judul-judul bukunya sudah saya buat dengan konsep isinya. Tapi hilang bersama PC saya yang rusak tak terselamatkan.

Perkenalanku dengan Teh Indari yang juga penulis buku produktif (sudah menulis 61 buku), membangkitkan ingatanku akan mimpi saya ini. Walaupun kini tema-tema buku yang ingin saya tulis sudah berbeda genre dengan waktu itu.

Dengan bekal training-training menulis yang sudah saya ikuti di IndScript Training Center (ITC), maka bismillah mulai hari ini saya akan menulis lagi di blog dan belajar menulis artikel yang akan saya coba kirim ke media. Semoga pelan-pelan langkah ini bisa membawa saya untuk kembali menulis buku di masa depan. Amin.