Merokok Haram ?

Aku merasa bersyukur karena dilahirkan di keluarga yang tidak merokok. Ayahku tidak merokok dan kami 6 bersaudara perempuan semua yang pastinya tidak merokok. Itulah yang membuatku tidak suka dengan orang yang merokok. Walaupun sebenarnya semua kakak iparku perokok. Tapi untungnya mereka bisa menempatkan diri kapan dan dimana mereka merokok. Aku berharap suatu saat semua kakak iparku bisa berhenti merokok seperti ayahku yang tidak pernah merokok.

Aneh memang, semua tahu akibat mematikan dari rokok, tapi mereka tetap saja merokok. Bahkan perusahaan rokok terus tumbuh menjadi perusahaan yang dapat memberikan pajak dan bea cukai terbesar bagi Indonesia.

Djarum Super, salah satu perusahaan rokok terbesar di negeri ini, bahkan mendirikan gedung pusat pelatihan bulutangkis di Kudus sebagai bukti bakti olahraga untuk bangsa ini. Setiap tahun Djarum memberikan beasiswa bagi para calon pebulutangkis berbakat untuk belajar di sana. Dan lahirlah para pebulutangkis kelas dunia seperti Maria Kristin Yulianti yang baru saja mendapatkan medali perunggu pada ajang Olimpiade Beijing 2008 untuk Tunggal Puteri. Bukan hanya untuk olahraga bulutangkis Djarum memberikan beasiswanya, namun juga bagi para mahasiswa berprestasi jenjang S1 dari hampir seluruh Indonesia bisa mendapatkannya. Selain Djarum, Sampoerna juga memberikan beasiswa untuk studi S2 setiap tahunnya. Itulah beberapa contoh bukti kepedulian perusahaan rokok bagi kemajuan anak negeri.

Selain beberapa perusahaan rokok itu memberikan manfaat positif bagi kemajuan anak negeri, dampak negatif dari merokok tidak kalah mengerikan. Menurut hasil survey yang disampaikan perwakilan dari Ikatan Wanita Tanpa Tembakau, bahwa 99% pengguna narkoba adalah perokok. Selain itu, rokok juga bisa menyebabkan perokok pasif mengidap kanker. Misalnya suami yang perokok bisa mengakibatkan isterinya terkena kanker payudara. Dan ini sudah terbukti di lapangan. Rokok juga salah satu penyebab kemiskinan. Bagaimana tidak, 11% dari anggaran belanja rumah tangga digunakan untuk membeli rokok. Jika dana untuk merokok itu dialihkan, kemungkinan kehidupan mereka bisa lebih baik.

Entah karena apa, di tengah gencarnya kasus korupsi anggota DPR yang semakin banyak terungkap, isu tentang rencana MUI menetapkan fatwa haram merokok mengemuka dan menjadi salah satu bahasan utama saat ini. Sehingga menimbulkan kekhawatiran terutama bagi para petani tembakau, karyawan pabrik rokok dan perusahaan rokoknya sendiri. Mereka khawatir jika MUI benar-benar memfatwakan rokok haram, akan menurunkan produksi rokok dan nantinya menyebabkan PHK bagi karyawan mereka. Berapa banyak orang yang akan kehilangan mata pencaharian akibat dari di haramkannya rokok. Itulah prediksi mereka.

Acara Cover Story di TV One tadi malam, selasa 26 Agustus 2008, membahas mengenai isu fatwa haram rokok. Perdebatan terjadi pada acara talk show tersebut yang terdiri dari pihak MUI, Serikat Petani Tembakau, ustadz dari Gontor dan dari Ikatan Wanita Tanpa Tembakau (maaf jika saya salah menyebutkan pembicara di atas, itulah yang saya ingat, mohon koreksinya).

Pada Talk Show tersebut, mereka memperdebatkan setuju atau tidaknya jika fatwa haram merokok oleh MUI benar-benar ditetapkan. Menurut Ustadz dari Gontor, katanya janganlah kita menggunakan kata-kata ”haram” tapi ”dilarang”. Karena negara kita bukan negara yang menggunakan syariat Islam. Biarlah pemerintah yang membuat undang-undang tentang larangan merokok ini. Dan karena merokok tidak hanya berhubungan dengan agama, tapi menyangkut keselamatan setiap manusia baik yang beragama atau tidak.

Tidak ada gunanya memperdebatkan setuju atau tidak fatwa haram rokok di sahkan oleh MUI. Walaupun sebenarnya beberapa negara yang mayoritas penduduknya muslim sudah memfatwakan bahwa merokok itu haram, kata pihak dari MUI. Misalnya tetangga kita Malaysia dan Brunei Darussalam sudah  melakukannya.  Juga beberapa negara timur tengah seperti Uni Emirate Arab, Arab Saudi dan Oman. Menurutku ada fatwa MUI atau tidak mengenai haram merokok, itu sama saja. Karena yang terpenting adalah keinginan yang timbul dari hati sanubari yang paling dalam tanpa paksaan, itulah yang akan membuat si perokok berusaha menghentikan kebiasaan buruknya yaitu merokok. Mereka akan berusaha sekuat tenaga mengalihkan kebiasaan merokok mereka dengan kebiasaan yang lebih positif.

Menurutku, perokok adalah orang yang tidak sayang terhadap dirinya sendiri. Mereka sama saja dengan membunuh diri pelan-pelan. Walaupun usia hanya Tuhan yang kuasa dan yang menentukan. Tapi secara kesehatan itulah dampak-dampak negatif yang akan didapatkan oleh para perokok, disamping dampak lain yang diterima oleh perokok pasif. Jadi perokok pun juga merugikan orang lain.

Jadi kenapa masih merokok ? Apa yang anda dapatkan dari merokok ? Makan asap ? Apa manfaatnya bagi tubuh anda ? Anda sayang tubuh anda ? Anda sayang anak isteri & keluarga anda ? Jangan biarkan orang tersayang anda dan diri anda mendapatkan akibat dari kebiasaan buruk merokok yang anda lakukan. Stop merokok dari sekarang !

4 thoughts on “Merokok Haram ?

  1. Aku mantan perokok 10 thn yg lalu. Aku berenti karena dokter memvonis umurku tak lebih dari lima tahun lagi jika tetap merokok. Akupun berenti sampai saat ini. Dan ternyata lebih enak & lebih sehat.

    MUI mengeluarkan fatwa, boleh saja! Tapi menurutku, tdk akan efektif. SAyang sekali jika lembaga sebesar MUI mengeluarkan fatwa untuk mengharamkan rokok, apalagi tanpa solusi kepada petani tembakau dan pihak2 yang menggantungkan hidupnya pada tembakau, rokok. Lebih bagus teman2 ustadz mantan perokok mengajak secara persuasif!

  2. Betul, abang haemess. Yang penting usaha persuasif untuk menyadarkan akan bahaya merokok jangan pernah berhenti, terutama dari orang-orang penting yg punya pengaruh. Misalnya para pemuka agama, para guru/dosen, para tokoh politik/masyarakat dan lainnya. Karena biasanya masyarakat akan lebih mendengar nasihat orang-orang tersebut. Istilahnya, orang yang memberi fatwa harus memberi tauladan dari sikap mereka dulu.

  3. wah wah baguslah ga merokok. Kabarku baik mas oka. Aku ikut berduka atas meninggalnya hp mas oka he..he… Semoga segera dapat penggantinya yg lebih baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s