Pentingnya Soft Skills

Pengalaman rahasia sukses dari 50 CEO di Amerika yang ditulis dalam buku LESSON FROM THE TOP (Neff dan Citrin/1999), tidak ada satupun yang menuliskan rahasia suksesnya karena keterampilan teknis atau Hard Skills, namun karena mereka memiliki keterampilan sosial atau Soft Skills yang baik. Hal itu bukan bebarti keterampilan Hard Skills tidak penting, namun di dalam dunia nyata soft skills sangat menonjol peranannya dalam membawa orang mampu bertahan di puncak sukses.

Ternyata pertimbangan inilah yang membuat UIN Sunan Kalijaga memberikan pelatihan KOMPETENSI SOSIAL kepada semua pegawai barunya baik dosen, laboran maupun staf administrasi. Karena memang untuk menularkan keterampilan Soft Skills kepada mahasiswa, harus dimulai dulu dari pimpinan perguruan tinggi, dosen dan para staf penunjang yang menjadi frontliners yang berhubungan langsung dengan mahasiswa. Jika mahasiswa terbiasa diperlakukan baik dan terhormat, lambat atau cepat mereka akan menjadi pelayan yang baik di masyarakat.

Pelatihan KOMPETENSI SOSIAL (17 – 24 Oktober 2008) yang diadakan tahun 2008 oleh UIN Sunan Kalijaga sebenarnya satu rangkaian PENGEMBANGAN CALON DOSEN yang terdiri dari tiga kompetensi lainnya yaitu KOMPETENSI KEPRIBADIAN (27 Oktober – 4 Nopember 2008), KOMPETENSI PROFESIONAL (10 – 13 Nopember 2008) dan KOMPETENSI PEDAGOGIK (1 – 12 Desember 2008).

Aku baru kali ini mengikuti pelatihan KOMPETENSI SOSIAL. Ya, karena aku salah satu pegawai baru UIN Suka yang lolos CPNS 2007 kemarin. Pelatihan KOMPETENSI SOSIAL yang di fasilitatori oleh CTSD (Center for Teaching Staff Development Development) UIN Suka dengan melibatkan trainer dari UGM yaitu Ibu Silvy Dewayani, memberikan pengalaman bagi seluruh peserta pelatihan bagaimana bersosialisasi dan berinteraksi dengan baik. Apakah dengan sesama dosen, sesama karyawan, atasan dan bawahan, senior terhadap junior, dosen dengan karyawan, dosen dengan mahasiswa dan bagaimana berinteraksi dengan kolega dari luar kampus yang menjadi partner kerjasama.

Ternyata memang tidak mudah memiliki ”Good Soft Skills”, tapi memang harus dilatih untuk diaplikasikan sehingga nantinya bisa menjadi kebiasaan baik kita. Dan ini penting untuk dimiliki juga oleh setiap mahasiswa yang nantinya akan terjun ke dunia kerja.

6 thoughts on “Pentingnya Soft Skills

  1. Adikku yang baik! Soft skill itu apa sama dengan kecerdasan sosial ya? Tapi aku setuju, disamping hard skill, keterampilan dsb, ternyata yang lebih penting lagi yi Soft skill itu. Karena dgn soft skill yang baik, memungkinkan untuk menerapkan hard skill yang dimiliki.

  2. klo boleh sharing nih.. bagaimana menurut anda kalo peningkatan soft skill tersebut dengan mengadakan co dan ekstra kulikuler makahsiswa dan dihargai dengan poin. dan ada standar yang mewajibkan untuk mengumpulkan poin tertentu untuk mendorong mahasiswa aktif mengembagkan soft skill mahasiswa.
    Apakah menurut anda kewajiban ini memaksa atau malah baik ?

    • Wah, itu ide bagus menurut saya mba. Tapi untuk awal mungkin tidak perlu diwajibkan, cukup diberi penghargaan poin itu yang akan menjadi syarat minimal kelulusan, misalnya. Jadi paling tidak selama kuliah, mahasiswa pernah minimal mengikuti satu jenis ekstra kulikuler dan menjadi pengurus di dalamnya. Sehingga mereka pernah merasakan bagaimana berorganisasi yang baik, sebagai bekal bermasyarakat. Ada pendapat yang lain ????

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s